CSR
Sido Muncul memberikan Paket Sembako
Sabtu, 18 Juli 2015
Memasuki Ramadhan tahun ini, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama Sido Muncul kembali memberikan santunan kepada anak-anak Panti Asuhan, para penyandang cacat, dan kaum duafa di kota-kota besar di Indonesia. Bertempat di Pabrik Sido Muncul Ungaran Semarang, Jumat, (18/7) Sido Muncul memberikan bantuan paket sembako untuk 1000 kaum duafa di wilayah Ungaran dan Semarang. Bantuan senilai Rp 200 Juta akan diserahkan secara simbolis oleh Direktur Utama PT Sido Muncul Irwan Hidayat kepada Bupati Semarang H. Mujirin dengan dihadiri oleh 300 Kaum Duafa sebagai perwakilan penerima bantuan paket sembako berupa beras, makanan, minyak goreng, gula pasir, mie instan dan produk-produk Sido Muncul seperti Colamill, Kuku Bima Energi vitamin C dan Kopi Jahe Sido Muncul. Bantuan untuk Panti Asuhan, penyandang cacat dan kaum duafa adalah merupakan salah satu program CSR yang dilakukan Sido Muncul setiap kali Ramadhan sejak beberapa tahun lalu. Tahun ini, Sido Muncul melakukan road show ke beberapa kota yaitu Jakarta, Bandung, Makassar, Banjarmasin, Medan, dan Surabaya untuk memberikan santunan. Santunan diberikan untuk 1000 orang di masing-masing kota kecuali di Makassar sebanyak 1.400 orang. Selain itu Sido Muncul bekerjasama dengan Suara Merdeka kembali mengadakan kegiatan Safari Ramadhan dimana tahun ini merupakan safari Ramadhan ke-enam. Pada Safari Ramadhan ke-enam bantuan diberikan untuk 5000 anak-anak Panti Asuhan di Yogyakarta dan Semarang dengan nilai Rp 200 Juta. Total bantuan yang diberikan Sido Muncul untuk 12.400 orang adalah sebesar Rp 1,1 Miliar. Direktur Utama PT Sido Muncul Irwan Hidayat mengatakan kegiatan ini akan terus dilakukan meski Sido Muncul memiliki kegiatan CSR baksos operasi katarak yang dilakukan sejak tahun 2011. “Semoga bantuan ini dapat bermanfaat”, tambah Irwan. ,/p> Sido Muncul yang saat ini memasuki usia 63 tahun, pada tahun ini kembali akan mengadakan mudik gratis bagi para pedagang jamu dengan menggunakan 310 unit bus dan akan diikuti oleh 20 ribu peserta untuk diberangkatkan ke tujuh kota tujuan yaitu Cirebon, Kuningan, Tegal, Banjarnegara, Solo, Wonogiri dan Yogyakarta.