CSR
Sido Muncul Jadikan Rawa Pening Destinasi Wisata Kelas Dunia
Sabtu, 5 Agustus 2017

Rawa Pening merupakan danau alam di kabupaten Semarang Jawa Tengah yang memiliki panorama yang indah karena berada di kaki Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo dan Gunung Ungaran. Rawa Pening menjadi salah satu obyek wisata yang cukup terkenal di Jawa Tengah, terletak diperlintasan kota Semarang, Salatiga, Solo, dan Yogyakarta.

Namun sangat disayangkan, Rawa Pening yang memiliki luas mencapai 2.700 hektar yang dikenal dengan legenda “Baru Klinting”, saat ini mengalami pendangkalan dimana permukaan danaunya hampir 70% tertutup Eceng Gondok. Upaya pembersihan dan pelatihan pemanfaatan Eceng Gondok belum mampu mengurangi tekanan populasi tumbuhan ini.

Permasalahan Eceng Gondok yang meresahkan semua pihak ini, merupakan permasalahan yang sama dengan ratusan danau di Indonesia, seperti: Danau Toba Sumatra Utara, Bulilin Minahasa, Sungai Seruyan Kalimantan Tengah, Waduk Cirata Purwakarta, Sungai Citarum dan Jatiluhur Jawa Barat, Danau Batur Bali, Danau Tondano Sulawesi Utara, dan masih banyak lainnya.

Sido Muncul yang keberadaan pabriknya dekat dengan Rawa Pening, mencari solusi menyelamatkan Rawa Pening dengan menjadikan Eceng Gondok menjadi bahan bakar, yang diluncurkan pada 19 Desember tahun lalu. Upaya ini diharapkan bisa menggerakkan semua elemen masyarakat untuk berpartisipasi mengurangi populasi Eceng Gondok.

Salah satu produk unggulan Sido Muncul “Kuku Bima Energi”, dalam mempromosikan produknya ikut mengangkat pariwisata di Indonesia. Dan untuk memaksimalkan  wisata air yang dirasakan kurang, Sido Muncul kembali meluncurkan iklan dengan tema “Membangun Pariwisata Rawa Pening Menjadi Tujuan Wisata Kelas Dunia”, pada Sabtu, (5/8), di Bukit Cinta Brawijaya, Kawasan Wisata Rawa Pening, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Selain peluncuran iklan, Sido Muncul juga memberikan bibit tanaman Alpokat jenis Wina sebanyak 200 batang yang akan ditanam sekitar Rawa Pening dan 100 ribu ekor bibit ikan Nila Mujair yang akan dilepas ke Danau Rawa Pening. Secara simbolis, pada kesempatan ini juga dilakukan penanaman pohon Kantil, Kenanga, dan Cempoko Mulyo oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayejn TNI Tatang Sulaiman, didampingi Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Muhammad Herindra, M.A., M.Sc., Bupati Kabupaten Semarang dr. H. Mundjirin ES, SpOG, dan Direktur PT Sido Muncul, Tbk Irwan Hidayat.

Guna mengenalkan makanan khas seputar Semarang, konsumsi yang disajikan adalah dari para pelaku usaha wilayah setempat yaitu Sate Pak Kempleng, Bakso Rahayu, Serabi Ngampin Ambarawa, Pecel Ambarawa, dan makanan khas lainnya.

Sido Muncul melalui produk Kuku Bima Energi, akan mempromosikan danau Rawa Pening menjadi destinasi wisata tingkat dunia. Karena pariwisata adalah sesuatu yang berkelanjutan yang dapat mempengaruhi semua bidang dan tidak akan habis. Dengan pariwisata secara nyata dapat meningkatkan  perekonomian masyarakat sekitar dan otomatis Pendapatan Asli Daerah (PAD) bertambah.

Direktur Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat mengatakan, "Melalui iklan ini diharapkan bisa menjadi solusi agar masyarakat ikut bergotong royong  menjaga dan membersihkan danau-danau di Indonesia seperti halnya Rawa Pening agar terbebas dari eceng gondok, sehingga nantinya danau-danau ini bisa menjadi destinasi wisata baru bahkan wisata tingkat dunia".

Irwan juga menambahkan bahwa pariwisata di Indonesia ini harus dipromosikan karena pariwisata adalah sesuatu yang berkelanjutan yang dapat mempengaruhi semua bidang dan tidak akan habis serta dapat menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Iklan yang dibintangi oleh Ade Rai, membawa pesan mengajak masyarakat turun ke lapangan bekerja nyata mengambil eceng gondok. Disini digambarkan bahwa solusi untuk mengatasi pertumbuhan eceng gondok dengan membuatnya menjadi bahan bakar. Setelah Rawa Pening bersih harapan mereka bersama laskar Kuku Bima Energi bisa datang ke Rawa Pening untuk berwisata karena danaunya telah bersih. Sehingga daya tampung air di danau Rawa Pening meningkat dan menjadikan kemakmuran masyarakatnya juga meningkat.