Press Release
Kuku Bima Energi Ikut Selamatkan Sumber Air & Jadikan Wisata Rawa Pening
Rabu, 19 Juli 2017

Salah satu produk unggulan PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk yaitu Kuku Bima Energi (KBE) kembali akan mempromosikan pariwisata Indonesia melalui iklan-iklannya. Kali ini Danau Rawa Pening menjadi pilihan sebagai destinasi wisata yang dipromosikan. Pada Rabu (19/7) PT Sido Muncul, Tbk melakukan shooting pengambilan gambar iklan terbaru KBE di sekitar Danau Rawa Pening Ungaran, Semarang.

Rawa Pening merupakan danau alam di kabupaten Semarang Jawa Tengah yang memiliki panorama yang indah karena letaknya di kaki Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo dan Gunung Ungaran. Dahulu Rawa Pening dikenal dengan obyek wisatanya serta tempat mencari ikan dan legendanya pun “Baru Klinthing” terkenal di Indonesia. Sangat disayangkan, Rawa Pening yang merupakan danau ditengah daratan yang luasnya mencapai sekitar 2.700 hektar, saat ini mengalami pendangkalan dimana permukaan danaunya hampir 70% tertutup Eceng Gondok. Upaya pembersihan dan pelatihan pemanfaatan eceng gondok belum mampu mengurangi tekanan populasi tumbuhan ini.

PT. Sido Muncul,Tbk melihat potensi wisata air sangat baik di danau Rawa Pening, akan tetapi potensi danau terhambat oleh banyaknya eceng gondok. Namun pada dasarnya, bukan hanya di Rawa Pening, melainkan permasalahan eceng gondok yang meresahkan banyak  pihak ini merupakan permasalahan yang sama dengan ratusan danau di Indonesia. Oleh karena itu, melalui produk Kuku Bima Energi, PT. Sido Muncul Tbk ingin memberikan solusi melalui karya nyata iklan televisi  dengan membangun Rawa Pening menjadi tempat pariwisata dan  mengolah eceng gondok menjadi bahan bakar, serta menyelamatkan sumber-sumber air untuk menjadi danau-danau wisata di Indonesia.

Direktur Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat mengatakan," Melalui iklan ini diharapkan bisa mendapatkan perhatian dari pemerintah terkait permasalahan eceng gondok agar segera teratasi, sehingga nantinya danau-danau di Indonesia bisa menjadi destinasi wisata baru bahkan kalau bisa wisata tingkat dunia".

Irwan Hidayat juga menambahkan bahwa pariwisata di Indonesia ini harus dipromosikan karena pariwisata adalah sesuatu yang berkelanjutan yang dapat mempengaruhi semua bidang dan tidak akan habis serta dapat menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta meningkatkan perekonomian masyarakat seperti halnya di Rawa Pening.

Iklan yang dibintangi ikon KBE Ade Rai menceritakan bahwa mereka ingin mengajak masyarakat untuk memberikan solusi turun ke lapangan bekerja nyata mengambil eceng gondok. Disini digambarkan bahwa solusi untuk mengatasi pertumbuhan eceng gondok dengan membuatnya menjadi bahan bakar. Setelah Rawa Pening bersih harapan mereka bersama laskar KBE bisa datang ke Rawa Pening untuk berwisata karena danaunya telah bersih. Juga tampungan air di danau tersebut meningkat.  

Pada 19 Desember tahun lalu Sido Muncul telah meluncurkan  pemanfaatan tumbuhan Eceng Gondok menjadi sumber energi baru, yaitu semua bagian dari tumbuhan Eceng Gondok dapat dijadikan produk bahan padatan (briket/biomas) yang berbentuk pelet untuk digunakan sebagai bahan bakar pengganti minyak tanah maupun gas. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi dan membersihkan tumbuhan eceng gondok  sampai kondisi Rawa Pening nantinya akan bersih dan  memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi sektor pertanian, perikanan, pariwisata serta dampak positif lainnya. Seperti ketersediaan air, lapangan kerja, dan lingkungan yang  baik sehingga PAD & pendapatan masyarakat sekitar juga meningkat.

Sido Muncul sebelumnya telah memproduksi wood pellet dari bahan limbah padat jamu dan hasil wood pellet tersebut dipakai untuk bahan bakar boiler proses produksi jamu.

Seperti kita ketahui dalam mempromosikan produknya Kuku Bima Energi ikut mengangkat pariwisata di Indonesia. Pembuatan iklan pariwisata tersebut sudah dimulai sejak tahun 2009 sampai sekarang. Dimulai dengan mempromosikan Papua, Labuan Bajo, Sumatera utara dan Nias, Maluku, NTT, Semarang & Candi Borobudur, Kalimantan, Candi Prambanan, Sumatera Utara dengan danau Toba, wisata Gunung Merapi, dan Gorontalo. Khusus untuk iklan Labuan Bajo Kuku Bima Energi telah membuat iklan tsb sebanyak 3 kali dengan cerita dan setting yang berbeda-beda.