Frequently Ask Questions

Pertanyaan yang sering diajukan seputar jamu dan manfaatnya. Sebagai bentuk kepercayaan masyarakat, kami berupaya memberikan layanan terbaik dan sebagai sumber informasi pasti yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat tentang informasi yang diperlukan seputar produk kami. Berikut pertanyaan yang sering diajukan oleh Pelanggan, yang kami rangkum sebagai referensi bagi pelanggan lainnya, agar lebih mengetahui tentang manfaat dan penggunaan produk SidoMuncul secara bijaksana.

 

Sebagai bentuk kepercayaan masyarakat, PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk banyak menerima pertanyaan dari para konsumen dalam penggunaan produk kami. Dan inilah pertanyaan yang sering diajukan kepada kami yang telah kami rangkum dalam list tanya jawab berikut ini:

 

Apakah produk jamu SidoMuncul ini aman diminum dalam jangka panjang?

Jamu SidoMuncul terbuat dari bahan tumbuhan alami, diracik dan di ramu secara tradisional, pemakaian dalam jangka panjang sebetulnya tidak menimbulkan efek samping, namun ada baiknya, apabila sakit sudah sembuh, produk jamu SidoMuncul diminum secara berkala secara rutin.

 

Apakah produk dari SidoMuncul dapat menimbulkan ketergantungan?

Produk dari SidoMuncul tidak menimbulkan ketergantungan, apabila muncul symptom apabila tidak minum badan merasa tidak nyaman, sebetulnya hanyalah sugesti. Apabila merasa sakit sudah sembuh, sebaiknya memperbaiki pola makan, lebih memperbanyak konsumsi air putih, memperbanyak gerakan atau berolah-raga ringan dan melakukan check kesehatan secara berkala.

 

Berapa lama reaksi khasiat produk jamu SidoMuncul?

Produk jamu SidoMuncul bukanlah obat super, yang sekali diminum penyakit langsung sembuh. Semuanya melalui proses, kurun waktu penyembuhan masing-masing Pelanggan berbeda-beda, umumnya perbedaan atau dampak positifnya dapat dirasakan setelah diminum 2-3 hari.

 

Apakah produk SidoMuncul aman dikonsumsi anak-anak atau ibu hamil / menyusui?

Produk SidoMuncul tidak untuk Balita (dibawah 5 tahun) dan Ibu Hamil / Menyusui, karena ada bahan Assalam yang mengandung bahan aktif steroid alami, memiliki efek meluruhkan (diuretik), penghancur batu (lipotriptik). Sebaiknya konsultasikan kedokter untuk mencegah hal yang tidak diinginkan untuk penggunaan pada balita dan ibu hamil atau menyusui.

 

Mengapa ketika minum jamu harus diminum dengan air putih hangat?

Air putih bersifat netral, adapun temperatur hangat akan mempercepat ekstrak obat (dalam kapsul) untuk larut di dalam pencernaan, sehingga ekstrak tersebut akan mudah diserap tubuh dan beredar lebih cepat. Tidak diperbolehkan menggunakan minuman berkarbonasi, minuman berenergi, kopi maupun minuman fermentasi dalam mengkonsumsi Jamu. Karena bahan kimia dapat menghasilkan efek berlawanan dengan herbal bahkan menjadikan sifat herbal tersebut menjadi bersifat asam atau racun yang berbahaya bagi tubuh. Adapun Susu dan Teh juga tidak direkomendasikan diminum bersamaan karena bersifat menetralkan khasiat herbal, sehingga khasiatnya hilang / tidak terasa.

 

Apakah boleh orang haid minum jamu?

Wanita haid boleh minum jamu tapi yang memang sesuai dengan kebutuhan waktu haid seperti kunyit asam, karena kunyit mengandung curcuminoid, zat anti oksidan yang efektif membantu menjaga kecantikan serta menghaluskan kulit, mengurangi bau badan, menjaga tubuh tetap ramping dan memperlancar haid (kunyit sifat memperlancarkan aliran darah, anti inflamasi, anti bacterial). Sedangkan asam baik untuk menyegarkan tubuh dan memperlancar buang air besar.

 

Saya ingin menanamkan kebiasaaan minum jamu pada anak saya. Jenis jamu apa yang aman, dan berapa takarannya?

Pilih jamu yang sesuai dengan kebutuhan anak dan sudah terdaftar pada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Departemen Kesehatan, sehingga kandungan senyawanya serta khasiatnya sudah teruji secara klinis. Misalnya, untuk menambah nafsu makan, pilih jamu yang mengandung zat aktif kurkuma. Berikan dengan dosis sesuai umur dan berat badan anak perhatikan ada tidaknya efek samping dari jamu tersebut, yang tertera pada kemasan.